Halaman

    Social Items

Merasa Anak Alami Hambatan dalam Pertumbuhan? Kenali Penyebabnya

Memiliki anak yang sehat adalah anugrah terbesar untuk setiap orang tua. Bagaimana pun caranya, pasti dilakukan agar pertumbuhan anak bisa berkembang secara optimal. Akan tetapi, bukan berarti dengan cara-cara yang dilakukan tersebut Si anak akan selalu sehat, bisa saja dilain waktu anak sakit, terlihat pertumbuhannya tidak normal dan lain-lain. Sebagai orang tua, sebaiknya mengetahui apa saja penyebab hambatan pertumbuhan anak tersebut.

Apakah Anda merasa anak mengalami hambatan dalam pertumbuhannya? Jika iya, berarti Anda perlu mengetahui beberapa penyebab hambatan pertumbuhan anak agar bisa melakukan pencegah secara dini.

1. Kurang Gizi

Angka kematian pada anak karena gizi buruk, setiap harinya selalu bertambah. Hal tersebut diakibatkan karena asupan makanan yang kurang bergizi. Anak yang mengalami kekurangan gizi akan memiliki daya tahan tubuh yang lemah, sehingga rentan terkena penyakit dan tumbuh kembangnya akan terhambat.

2. Penyakit

Mungkin saja pertumbuhan anak bisa terganggu akibat adanya penyakit, seperti salah satunya yang diakibatkan oleh gizi buruk. Selain itu, masa-masa pertumbuhan anak pun bisa saja mengalami hambatan dalam perkembangan fisiknya, seperti tinggi badan, berat badan dan kematangan seksual yang tidak normal. Kasus seperti ini mengindikasikan adanya masalah pada kelenjar hormon tulang dan jaringan.

3. Pola Hidup yang Kurang Bersih

Kebersihan diri dan lingkungan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam masa pertumbuhan anak. Biasakan anak selalu bersih dengan mandi teratur dan tetap menjaga kualitas serta kebersihan makanan, minuman dan lingkungan sekitarnya agar terhindar dari beberapa penyakit yang bisa menghambat tumbuh kembangnya.

4. Bersikap Terlalu Protektif

Secara emosional, anak memerlukan dukungan dari perilaku orang tuanya agar mentalnya dapat berkembang secara optimal. Bersikap terlalu protektif dapat menghambat perkembangan secara mental dan mengakibatkan terhambatnya kematangan emosional dan rasa percaya diri. Tidak ada salahnya memberikan kesempatan pada anak untuk bermain dan berinteraksi dengan teman sebayanya.

5. Terlalu Memanjakan Anak

Ketika anak mengalami masalah, biarkan ia menyelesaikannya sendiri. Misalkan, ketika anak bermain dan terjatuh, ajarkan pada anak agar bisa bangun kembali tanpa harus dibantu. Atau ketika ia mengalami masalah di sekolahnya, jangan terburu-buru Anda menangani masalah tersebut. Biarkan anak dan temannya menyelesaikan masalah yang terjadi agar muncul sikap sosial dan kemandiriannya secara alami.

Jika Anda selalu memanjakan anak, yang terjadi anak malah ketergantungan dan selalu meminta bantuan meskipun itu hal yang sepele. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan anak secara karakter menjadi terhambat.

Itulah lima penyebab hambatan pertumbuhan anak yang harus Anda ketahui. Dengan demikian, Anda bisa melakukan pencegahan secara dini agar anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal diusianya. Agar ulasan ini lebih bermanfaat, sebarkan kepada setiap orang tua supaya mereka tahu pentingnya memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini.

Merasa Anak Alami Hambatan dalam Pertumbuhan? Kenali Penyebabnya

Merasa Anak Alami Hambatan dalam Pertumbuhan? Kenali Penyebabnya

Memiliki anak yang sehat adalah anugrah terbesar untuk setiap orang tua. Bagaimana pun caranya, pasti dilakukan agar pertumbuhan anak bisa berkembang secara optimal. Akan tetapi, bukan berarti dengan cara-cara yang dilakukan tersebut Si anak akan selalu sehat, bisa saja dilain waktu anak sakit, terlihat pertumbuhannya tidak normal dan lain-lain. Sebagai orang tua, sebaiknya mengetahui apa saja penyebab hambatan pertumbuhan anak tersebut.

Apakah Anda merasa anak mengalami hambatan dalam pertumbuhannya? Jika iya, berarti Anda perlu mengetahui beberapa penyebab hambatan pertumbuhan anak agar bisa melakukan pencegah secara dini.

1. Kurang Gizi

Angka kematian pada anak karena gizi buruk, setiap harinya selalu bertambah. Hal tersebut diakibatkan karena asupan makanan yang kurang bergizi. Anak yang mengalami kekurangan gizi akan memiliki daya tahan tubuh yang lemah, sehingga rentan terkena penyakit dan tumbuh kembangnya akan terhambat.

2. Penyakit

Mungkin saja pertumbuhan anak bisa terganggu akibat adanya penyakit, seperti salah satunya yang diakibatkan oleh gizi buruk. Selain itu, masa-masa pertumbuhan anak pun bisa saja mengalami hambatan dalam perkembangan fisiknya, seperti tinggi badan, berat badan dan kematangan seksual yang tidak normal. Kasus seperti ini mengindikasikan adanya masalah pada kelenjar hormon tulang dan jaringan.

3. Pola Hidup yang Kurang Bersih

Kebersihan diri dan lingkungan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam masa pertumbuhan anak. Biasakan anak selalu bersih dengan mandi teratur dan tetap menjaga kualitas serta kebersihan makanan, minuman dan lingkungan sekitarnya agar terhindar dari beberapa penyakit yang bisa menghambat tumbuh kembangnya.

4. Bersikap Terlalu Protektif

Secara emosional, anak memerlukan dukungan dari perilaku orang tuanya agar mentalnya dapat berkembang secara optimal. Bersikap terlalu protektif dapat menghambat perkembangan secara mental dan mengakibatkan terhambatnya kematangan emosional dan rasa percaya diri. Tidak ada salahnya memberikan kesempatan pada anak untuk bermain dan berinteraksi dengan teman sebayanya.

5. Terlalu Memanjakan Anak

Ketika anak mengalami masalah, biarkan ia menyelesaikannya sendiri. Misalkan, ketika anak bermain dan terjatuh, ajarkan pada anak agar bisa bangun kembali tanpa harus dibantu. Atau ketika ia mengalami masalah di sekolahnya, jangan terburu-buru Anda menangani masalah tersebut. Biarkan anak dan temannya menyelesaikan masalah yang terjadi agar muncul sikap sosial dan kemandiriannya secara alami.

Jika Anda selalu memanjakan anak, yang terjadi anak malah ketergantungan dan selalu meminta bantuan meskipun itu hal yang sepele. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan anak secara karakter menjadi terhambat.

Itulah lima penyebab hambatan pertumbuhan anak yang harus Anda ketahui. Dengan demikian, Anda bisa melakukan pencegahan secara dini agar anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal diusianya. Agar ulasan ini lebih bermanfaat, sebarkan kepada setiap orang tua supaya mereka tahu pentingnya memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini.

Subscribe Our Newsletter