Halaman

    Social Items


Apakah anak Anda sedang mengalami malas belajar? Terus, cara seperti apakah supaya anak Anda semangat dalam belajarnya? Membujuknya atau memarahinya? Atau dengan mencoba beberapa kiat mengatasi anak yang malas belajar? Persoalan-persoalan tentang anak yang malas belajar, itu sudah biasa. Tetapi sedikit saja yang mengetahui dengan pasti, bagaimana cara mengatasinya. Nah, cobalah beberapa langkah berikut ini.

Pendekatan Selepas Pulang Sekolah

Biasanya anak di usia remaja tanggung sering mengalami malas dalam belajar. Yang perlu Anda lakukan yaitu cobalah dengan pendekatan secara halus dan lembut ketika anak pulang sekolah.

Tanyakan beberapa hal yang kemungkinan tidak mengganggu rasa letih anak, seperti “Bagaimana sekolahnya hari ini, dapat nilai bagus enggak?” Atau dengan bujukan yang membuat anak senang, seperti “Ayo! baju, sepatu dan tas disimpan ditempatnya lagi ya? Nanti Bunda kasih jajan!” Respon anak biasanya senang dan bersemangat, ketika orang tuanya bertanya seperti itu.

Setelah anak dikasih uang jajan, coba Anda tanyakan tentang pelajaran yang harus dikerjakan di rumah (PR). Jika anak memilih untuk tidak mengerjakannya saat itu juga, beri dia kesempatan untuk jajan dan bermain dulu. Pendekatan seperti ini sangat diperlukan, karena bisa mengurangi rasa lelah, letih dan suntuk setelah seharian belajar di Sekolah.

Pendekatan Ketika Anak Bermain

Setelah Anda melakukan pendekatan selepas anak pulang sekolah, tetapi gagal mengajak anak untuk belajar. Jangan khawatir, karena proses pendekatan tersebut sudah efektif. Sehingga anak akan menilai sikap Anda tersebut yang tidak memaksa dan mengatur itu dan ini.

Perhatikan ketika anak bermain, cobalah sisipkan beberapa pertanyaan tentang materi di sekolahnya. Seperti “Nak, tadi pelajaran matematikanya susah enggak?” Anak menjawab “Gampang ko, Bunda”, “Coba Bunda kasih satu pertanyaan ya? Tiga dikali tiga, berapa? Kalau bisa menjawab, mainnya dilanjut lagi”.

Lakukan beberapa pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan materi pelajaran di sekolahnya.

Pendekatan Saat Makan

Kiat mengatasi anak yang malas belajar bisa dicoba dengan cara ketiga ini yaitu pendekatan saat makan. Sambil anak makan, Anda bisa mencoba memberikan pelajaran atau pengetahuan tentang segala sesuatu yang ia makan. Misalkan, mengitung jumlah lauknya atau mengenalkan jenis-jenis lauk pauk yang sehat untuk di makan sehari-hari.

Lakukan cara tersebut dengan santai dan tidak terlalu difokuskan agar tidak mengganggu kenikmatan makannya.

Pendekatan Menjelang Tidur

Pendekatan yang terakhir ini akan memberikan efek positif pada kebiasaan anak agar belajar sebelum tidur. Sebelum Anda membacakan dongeng, ajaklah anak untuk belajar terlebih dahulu. Buka beberapa pelajaran yang harus dikerjakan di rumah (PR) dan tanyakan kepada anak, pelajaran apa dan bagian mana yang dirasa sulit.

Ketika Anda mempraktikan tentang kiat mengatasi anak yang malas belajar tersebut, kemungkinan besar usaha Anda akan berhasil dan anak menjadi semangat untuk belajar. Ingat! Mengatasi anak agar semangat belajar, lakukan dengan cara pendekatan dan kasih sayang.

Kiat Mengatasi Anak yang Malas Belajar yang Wajib Anda Tahu


Apakah anak Anda sedang mengalami malas belajar? Terus, cara seperti apakah supaya anak Anda semangat dalam belajarnya? Membujuknya atau memarahinya? Atau dengan mencoba beberapa kiat mengatasi anak yang malas belajar? Persoalan-persoalan tentang anak yang malas belajar, itu sudah biasa. Tetapi sedikit saja yang mengetahui dengan pasti, bagaimana cara mengatasinya. Nah, cobalah beberapa langkah berikut ini.

Pendekatan Selepas Pulang Sekolah

Biasanya anak di usia remaja tanggung sering mengalami malas dalam belajar. Yang perlu Anda lakukan yaitu cobalah dengan pendekatan secara halus dan lembut ketika anak pulang sekolah.

Tanyakan beberapa hal yang kemungkinan tidak mengganggu rasa letih anak, seperti “Bagaimana sekolahnya hari ini, dapat nilai bagus enggak?” Atau dengan bujukan yang membuat anak senang, seperti “Ayo! baju, sepatu dan tas disimpan ditempatnya lagi ya? Nanti Bunda kasih jajan!” Respon anak biasanya senang dan bersemangat, ketika orang tuanya bertanya seperti itu.

Setelah anak dikasih uang jajan, coba Anda tanyakan tentang pelajaran yang harus dikerjakan di rumah (PR). Jika anak memilih untuk tidak mengerjakannya saat itu juga, beri dia kesempatan untuk jajan dan bermain dulu. Pendekatan seperti ini sangat diperlukan, karena bisa mengurangi rasa lelah, letih dan suntuk setelah seharian belajar di Sekolah.

Pendekatan Ketika Anak Bermain

Setelah Anda melakukan pendekatan selepas anak pulang sekolah, tetapi gagal mengajak anak untuk belajar. Jangan khawatir, karena proses pendekatan tersebut sudah efektif. Sehingga anak akan menilai sikap Anda tersebut yang tidak memaksa dan mengatur itu dan ini.

Perhatikan ketika anak bermain, cobalah sisipkan beberapa pertanyaan tentang materi di sekolahnya. Seperti “Nak, tadi pelajaran matematikanya susah enggak?” Anak menjawab “Gampang ko, Bunda”, “Coba Bunda kasih satu pertanyaan ya? Tiga dikali tiga, berapa? Kalau bisa menjawab, mainnya dilanjut lagi”.

Lakukan beberapa pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan materi pelajaran di sekolahnya.

Pendekatan Saat Makan

Kiat mengatasi anak yang malas belajar bisa dicoba dengan cara ketiga ini yaitu pendekatan saat makan. Sambil anak makan, Anda bisa mencoba memberikan pelajaran atau pengetahuan tentang segala sesuatu yang ia makan. Misalkan, mengitung jumlah lauknya atau mengenalkan jenis-jenis lauk pauk yang sehat untuk di makan sehari-hari.

Lakukan cara tersebut dengan santai dan tidak terlalu difokuskan agar tidak mengganggu kenikmatan makannya.

Pendekatan Menjelang Tidur

Pendekatan yang terakhir ini akan memberikan efek positif pada kebiasaan anak agar belajar sebelum tidur. Sebelum Anda membacakan dongeng, ajaklah anak untuk belajar terlebih dahulu. Buka beberapa pelajaran yang harus dikerjakan di rumah (PR) dan tanyakan kepada anak, pelajaran apa dan bagian mana yang dirasa sulit.

Ketika Anda mempraktikan tentang kiat mengatasi anak yang malas belajar tersebut, kemungkinan besar usaha Anda akan berhasil dan anak menjadi semangat untuk belajar. Ingat! Mengatasi anak agar semangat belajar, lakukan dengan cara pendekatan dan kasih sayang.

Subscribe Our Newsletter