Halaman

    Social Items

8 Cara Agar Kegiatan Anak Membaca Buku Jadi Menyenangkan

Sebagai kunci dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan membaca harus diperkenalkannya sejak dini. orangtua punya peran yang sangat penting agar anak suka membaca buku. Jika anak sudah gemar membaca sedari dini, maka anak akan mempunyai kemampuan memahami bacaan dengan baik. Ini sangat berguna bagi pembelajarannya di sekolah dan juga tentunya kehidupannya kelak.

Di sekolah anak sering melakukan aktivitas membaca. Akan tetapi bahan bacaan yang diberikan terkait konten atau materi pelajaran bisa jadi akan membuat mereka jadi bosan membaca. Selain itu, sekarang ini akses untuk mendapatkan bahan bacaan lebih mudah, tapi bukan berarti menumbuhkan minat baca anak semakin mudah. Hadirnya gadget bisa menjadi faktor penghambat munculnya minat baca pada anak-anak.

Menghadapi fenomena seperti ini, orangtua tak boleh menyerah dan harus punya cara kreatif agar minat baca anak tetap tumbuh. Orangtua jangan cuma menyuruh anak membaca. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orangtua di rumah agar anak-anak tetap gemar membaca buku dan menjadikannya sebagai kegiatan yang menyenangkan serta bermanfaat.

1. Bacakan Buku dengan Keras

Orangtua dapat membacakan buku cerita untuk anak yang belum bisa membaca. Bacakanlah dengan suara yang keras disertai mimik dan gesture yang mendukung. Ini membuat anak tertarik untuk memperhatikan dan menjadikan mereka lebih mudah memahami apa yang sedang dibaca. Membacakan buku secara keras (dengan suara nyaring) juga bagus dilakukan untuk anak-anak yang sudah bisa membaca sendiri. Mereka akan melihat pemodelan dari kita bagaimana cara membaca yang baik sehingga dapat menikmati bahan bacaan.

2. Ciptakan Suasana yang Ideal

Agar kegiatan membaca buku efektif, kita perlu memberikan suasana yang ideal. Sebaiknya buku dibacakan atau dibaca sendiri oleh mereka dalam suasana yang tenang, jauh dari hal-hal lain yang dapat mengganggu konsentrasi dan atensi terhadap bacaan. Matikan tv jika kegiatan membaca dilakukan di ruang keluarga. Jika kegiatan membaca dilakukan di kamar anak menjelang waktu tidur, maka sediakan penerangan yang cukup.

3. Belikan Buku Sesuai Usia Anak

Walaupun seandainya kita mempunyai bujet yang terbatas untuk membelikan buku-buku bermutu, kita harus tetap menyiapkannya untuk anak-anak. Usahakan sedapat mungkin menyisihkannya. Belikan buku sesuai untuk usia mereka dan jadikan itu sebagai kado spesial untuk hari-hari penting mereka seperti hari ulang tahun atau hadiah kenaikan kelas, alih-alih memberikan hadiah lainnya seperti mainan atau barang yang tidak terlalu bermanfaat bagi mereka.

4. Pilihkan Buku Sesuai Kesukaan Anak

Jika kita pergi ke perpustakaan atau ke toko buku, pilihkanlah buku yang sesuai dengan kesukaan atau interest mereka. Setiap orangtua yang baik pasti kenal dan mengetahui apa kesuakaan dan minat buah hatinya. Jika anak memang diajak ikut ke perpustakaan atau ke toko buku, maka kita dapat memberi anak kesempatan untuk memilih buku yang disukainya.

5. Beri Permainan dan Hadiah

Setelah membaca buku, orangtua bisa membuat permainan kecil-kecilan. Misalnya, kuis menjawab pertanyaan atau menceritakan ulang isi buku tersebut. Dengan cara ini, membaca jadi lebih menyenangkan untuk anak. Ketika anak sudah bisa menceritakan ulang apa yang mereka baca atau kita bacakan, jangan lupa beri apresiasi berupa hadiah

6. Ajak Anak ke Perpustakaan

Cara ini mungkin terdengar konvensional dan biasa saja. Tapi bila kita mengetahui fasilitas perpustakaan mutakhir, kunjungan ke perpustakaan benar- benar bisa menumbuhkan minat baca anak-anak. Perpustakaan Nasional misalnya, menyediakan ruang baca anak, ruang multimedia dan internet, teater mini, dan ruang bebas memilih buku. Fasilitas seperti ini sudah banyak diadopsi perpustakaan daerah.

7. Sediakan Pojok Buku di Kamarnya

Pepatah “alah bisa karena biasa” juga berlaku dalam kebiasaan membaca. Bila anak terbiasa melihat buku di sekitarnya, kemungkinan besar ia akan gemar membaca buku. Buatlah pojok baca di kamarnya menggunakan rak dan buat desain menarik misalnya dengan gambar tokoh superhero favoritnya. Sediakan buku anak-anak terbaik di pojok baca tersebut.

8. Jadikan orangtua sebagai panutan

Anak adalah peniru terbaik. Jika orangtua rajin membaca buku, kemungkinan anak-anak akan mengikuti kebiasaan orangtuanya. Menyediakan beragam buku kepada anak saja tidak cukup. Sesekali bacakan buku cerita kepada anak dan pada kesempatan lain minta mereka untuk membacakan cerita kepada kita untuk mengukur kemampuan membacanya. Upaya ini akan menumbuhkan kecintaan anak pada kegiatan membaca.

8 Cara Agar Kegiatan Anak Membaca Buku Jadi Menyenangkan

8 Cara Agar Kegiatan Anak Membaca Buku Jadi Menyenangkan

Sebagai kunci dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan membaca harus diperkenalkannya sejak dini. orangtua punya peran yang sangat penting agar anak suka membaca buku. Jika anak sudah gemar membaca sedari dini, maka anak akan mempunyai kemampuan memahami bacaan dengan baik. Ini sangat berguna bagi pembelajarannya di sekolah dan juga tentunya kehidupannya kelak.

Di sekolah anak sering melakukan aktivitas membaca. Akan tetapi bahan bacaan yang diberikan terkait konten atau materi pelajaran bisa jadi akan membuat mereka jadi bosan membaca. Selain itu, sekarang ini akses untuk mendapatkan bahan bacaan lebih mudah, tapi bukan berarti menumbuhkan minat baca anak semakin mudah. Hadirnya gadget bisa menjadi faktor penghambat munculnya minat baca pada anak-anak.

Menghadapi fenomena seperti ini, orangtua tak boleh menyerah dan harus punya cara kreatif agar minat baca anak tetap tumbuh. Orangtua jangan cuma menyuruh anak membaca. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orangtua di rumah agar anak-anak tetap gemar membaca buku dan menjadikannya sebagai kegiatan yang menyenangkan serta bermanfaat.

1. Bacakan Buku dengan Keras

Orangtua dapat membacakan buku cerita untuk anak yang belum bisa membaca. Bacakanlah dengan suara yang keras disertai mimik dan gesture yang mendukung. Ini membuat anak tertarik untuk memperhatikan dan menjadikan mereka lebih mudah memahami apa yang sedang dibaca. Membacakan buku secara keras (dengan suara nyaring) juga bagus dilakukan untuk anak-anak yang sudah bisa membaca sendiri. Mereka akan melihat pemodelan dari kita bagaimana cara membaca yang baik sehingga dapat menikmati bahan bacaan.

2. Ciptakan Suasana yang Ideal

Agar kegiatan membaca buku efektif, kita perlu memberikan suasana yang ideal. Sebaiknya buku dibacakan atau dibaca sendiri oleh mereka dalam suasana yang tenang, jauh dari hal-hal lain yang dapat mengganggu konsentrasi dan atensi terhadap bacaan. Matikan tv jika kegiatan membaca dilakukan di ruang keluarga. Jika kegiatan membaca dilakukan di kamar anak menjelang waktu tidur, maka sediakan penerangan yang cukup.

3. Belikan Buku Sesuai Usia Anak

Walaupun seandainya kita mempunyai bujet yang terbatas untuk membelikan buku-buku bermutu, kita harus tetap menyiapkannya untuk anak-anak. Usahakan sedapat mungkin menyisihkannya. Belikan buku sesuai untuk usia mereka dan jadikan itu sebagai kado spesial untuk hari-hari penting mereka seperti hari ulang tahun atau hadiah kenaikan kelas, alih-alih memberikan hadiah lainnya seperti mainan atau barang yang tidak terlalu bermanfaat bagi mereka.

4. Pilihkan Buku Sesuai Kesukaan Anak

Jika kita pergi ke perpustakaan atau ke toko buku, pilihkanlah buku yang sesuai dengan kesukaan atau interest mereka. Setiap orangtua yang baik pasti kenal dan mengetahui apa kesuakaan dan minat buah hatinya. Jika anak memang diajak ikut ke perpustakaan atau ke toko buku, maka kita dapat memberi anak kesempatan untuk memilih buku yang disukainya.

5. Beri Permainan dan Hadiah

Setelah membaca buku, orangtua bisa membuat permainan kecil-kecilan. Misalnya, kuis menjawab pertanyaan atau menceritakan ulang isi buku tersebut. Dengan cara ini, membaca jadi lebih menyenangkan untuk anak. Ketika anak sudah bisa menceritakan ulang apa yang mereka baca atau kita bacakan, jangan lupa beri apresiasi berupa hadiah

6. Ajak Anak ke Perpustakaan

Cara ini mungkin terdengar konvensional dan biasa saja. Tapi bila kita mengetahui fasilitas perpustakaan mutakhir, kunjungan ke perpustakaan benar- benar bisa menumbuhkan minat baca anak-anak. Perpustakaan Nasional misalnya, menyediakan ruang baca anak, ruang multimedia dan internet, teater mini, dan ruang bebas memilih buku. Fasilitas seperti ini sudah banyak diadopsi perpustakaan daerah.

7. Sediakan Pojok Buku di Kamarnya

Pepatah “alah bisa karena biasa” juga berlaku dalam kebiasaan membaca. Bila anak terbiasa melihat buku di sekitarnya, kemungkinan besar ia akan gemar membaca buku. Buatlah pojok baca di kamarnya menggunakan rak dan buat desain menarik misalnya dengan gambar tokoh superhero favoritnya. Sediakan buku anak-anak terbaik di pojok baca tersebut.

8. Jadikan orangtua sebagai panutan

Anak adalah peniru terbaik. Jika orangtua rajin membaca buku, kemungkinan anak-anak akan mengikuti kebiasaan orangtuanya. Menyediakan beragam buku kepada anak saja tidak cukup. Sesekali bacakan buku cerita kepada anak dan pada kesempatan lain minta mereka untuk membacakan cerita kepada kita untuk mengukur kemampuan membacanya. Upaya ini akan menumbuhkan kecintaan anak pada kegiatan membaca.

Subscribe Our Newsletter