Halaman

    Social Items

4 Cara Orangtua Menunjukkan Rasa Bangga pada Anak

Rasa bangga yang ditunjukkan pada anak bisa memengaruhi dan membentuk karakternya. Anak akan merasa dihargai usahanya dan termotivasi untuk terus melakukan hal-hal yang baik. Namun, harus diketahui, bahwa menunjukkan rasa bangga pada anak juga ada aturannya. Terlalu sedikit mengungkapkan rasa bangga, akan membuat anak merasa dirinya buruk. Sebaliknya, jika orangtua terlalu berlebihan dalam memuji anak, itu akan membangun sifat sombong dalam diri anak.

Hubungan antara orangtua dengan anak memengaruhi perkembangan emosional maupun mental anak. Salah satu cara untuk membangun hubungan yang baik dengan anak adalah menunjukkan rasa bangga. Orangtua bisa menunjukkan rasa bangga saat anak melakukan suatu kebaikan, keberanian, kerendahan hati, atau perilaku positif lainnya. Agar rasa bangga yang diungkapkan tersampaikan dengan baik pada anak. Berikut cara menunjukkan rasa bangga pada anak yang tepat dikutip Parentopedia.net dari hellosehat.com.

1. Memuji anak atas pencapaian mereka

Jika anak telah melakukan sesuatu dengan bekerja keras, berlatih setiap hari, dan akhirnya mendapatkan hasil yang baik, maka pada momen seperti inilah mereka berhak untuk mendapatkan pujian. Bukan hanya pada pencapaian yang besar, seperti berhasil mendapatkan juara kelas atau memenangkan sebuah perlombaan. Saat anak bisa menjaga kamarnya tetap bersih, merapikan kembali mainannya, atau selalu menghabiskan dan tidak pilih-pilih makanan juga perlu diberi pujian.

2. Memberi mereka masukkan dan motivasi

Pujian yang orangtua berikan bukan hanya berdasarkan hasil, tapi lihat juga bagaimana prosesnya. Dengan pujian orangtua atas kerja kerasnya, anak akan menjadi lebih percaya diri pada kemampuan dirinya sendiri. Ini juga mengajarkan anak bahwa perlu usaha untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Selain pujian, berikan juga mereka masukkan serta motivasi agar anak bisa melakukan sesuatu yang lebih baik lagi.

3. Melakukan sepantasnya dan tidak berlebihan

Saat mengungkapkan rasa bangga pada anak, ekspresi yang ditunjukkan juga harus sesuai. Misalnya dengan menunjukkan senyuman hangat disertai pelukan hangat atau usapan lembut pada rambut anak. Pujian dan kontak langsung seperti ini sangat berkesan pada anak. Namun ingat pujian yang orangtua berikan juga jangan berlebihan dan jangan sampai merendahkan anak lain. Jika berlebihan, kemungkinan besar anak akan selalu menuntut lebih dalam setiap keberhasilannya.

4. Mengajarkan menghargai usaha orang lain

Ingatkan anak bahwa pencapaian yang ia lakukan dan pujian yang ia dapatkan saat ini, juga melibatkan usaha orang lain yang membantunya. Hal ini akan membuat anak lebih menghargai orang lain. Selain itu, memberi pemahaman seperti ini juga akan menumbuhkan rasa rendah hati dan toleransi, sehingga ia tidak bersikap sombong atau merasa dirinya lebih hebat dari orang lain.

4 Cara Orangtua Menunjukkan Rasa Bangga pada Anak yang Tepat

4 Cara Orangtua Menunjukkan Rasa Bangga pada Anak

Rasa bangga yang ditunjukkan pada anak bisa memengaruhi dan membentuk karakternya. Anak akan merasa dihargai usahanya dan termotivasi untuk terus melakukan hal-hal yang baik. Namun, harus diketahui, bahwa menunjukkan rasa bangga pada anak juga ada aturannya. Terlalu sedikit mengungkapkan rasa bangga, akan membuat anak merasa dirinya buruk. Sebaliknya, jika orangtua terlalu berlebihan dalam memuji anak, itu akan membangun sifat sombong dalam diri anak.

Hubungan antara orangtua dengan anak memengaruhi perkembangan emosional maupun mental anak. Salah satu cara untuk membangun hubungan yang baik dengan anak adalah menunjukkan rasa bangga. Orangtua bisa menunjukkan rasa bangga saat anak melakukan suatu kebaikan, keberanian, kerendahan hati, atau perilaku positif lainnya. Agar rasa bangga yang diungkapkan tersampaikan dengan baik pada anak. Berikut cara menunjukkan rasa bangga pada anak yang tepat dikutip Parentopedia.net dari hellosehat.com.

1. Memuji anak atas pencapaian mereka

Jika anak telah melakukan sesuatu dengan bekerja keras, berlatih setiap hari, dan akhirnya mendapatkan hasil yang baik, maka pada momen seperti inilah mereka berhak untuk mendapatkan pujian. Bukan hanya pada pencapaian yang besar, seperti berhasil mendapatkan juara kelas atau memenangkan sebuah perlombaan. Saat anak bisa menjaga kamarnya tetap bersih, merapikan kembali mainannya, atau selalu menghabiskan dan tidak pilih-pilih makanan juga perlu diberi pujian.

2. Memberi mereka masukkan dan motivasi

Pujian yang orangtua berikan bukan hanya berdasarkan hasil, tapi lihat juga bagaimana prosesnya. Dengan pujian orangtua atas kerja kerasnya, anak akan menjadi lebih percaya diri pada kemampuan dirinya sendiri. Ini juga mengajarkan anak bahwa perlu usaha untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Selain pujian, berikan juga mereka masukkan serta motivasi agar anak bisa melakukan sesuatu yang lebih baik lagi.

3. Melakukan sepantasnya dan tidak berlebihan

Saat mengungkapkan rasa bangga pada anak, ekspresi yang ditunjukkan juga harus sesuai. Misalnya dengan menunjukkan senyuman hangat disertai pelukan hangat atau usapan lembut pada rambut anak. Pujian dan kontak langsung seperti ini sangat berkesan pada anak. Namun ingat pujian yang orangtua berikan juga jangan berlebihan dan jangan sampai merendahkan anak lain. Jika berlebihan, kemungkinan besar anak akan selalu menuntut lebih dalam setiap keberhasilannya.

4. Mengajarkan menghargai usaha orang lain

Ingatkan anak bahwa pencapaian yang ia lakukan dan pujian yang ia dapatkan saat ini, juga melibatkan usaha orang lain yang membantunya. Hal ini akan membuat anak lebih menghargai orang lain. Selain itu, memberi pemahaman seperti ini juga akan menumbuhkan rasa rendah hati dan toleransi, sehingga ia tidak bersikap sombong atau merasa dirinya lebih hebat dari orang lain.

Subscribe Our Newsletter