Kamis, 29 Desember 2016

4 Tanda Orangtua Terlalu Memanjakan Anak

4 Tanda Orangtua Terlalu Memanjakan Anak

Anak adalah buah hati orangtua, tidak heran jika apa yang diminta akan selalu dikabulkan. Juga apa yang dituntut akan berusaha dipenuhi. Namun, kebiasaan memanjakan anak itu merupakan kebiasaan buruk. Sebab, selalu memenuhi keinginan anak memiliki dampak yang tidak baik untuk membentuk karakter anak. Nah, inilah tanda-tanda orangtua terlalu memanjakan anak yang dilansir dari Tabloid Nakita.

1. Membanjiri anak dengan pujian.

Pujian itu boleh, tetapi lebih efektif untuk anak usia 0 - 3 tahun. Pada usia tersebut, anak sedang belajar menguasai beragam keterampilan dasar. Memberinya pujian saat ia bisa membuang sampah pada tempatnya akan mendorong ia terus melakukan itu. Begitu memasuki usia prasekolah, saat kita memuji pada hal-hal yang harusnya sudah ia kuasai malah bisa mengurangi makna pujian itu. Jadi, pilah-pilih memuji anak itu perlu, khususkan pada saat anak melakukan hal-hal besar atau menuntaskan suatu tantangan baru.

2. Sering menghadiahi anak dengan berbagai macam benda.

Sama seperti dengan pujian, terlalu sering membelikan anak sesuatu yang sebetulnya tidak ia butuhkan malah mengurangi arti dan nilai dari barang tersebut. Contoh, setiap anak ulang tahun, kita memberinya hadiah mahal yang mungkin belum sesuai dengan usianya. Semakin besar, anak akan berharap ia mendapatkan kado yang lebih bagus dan lebih mahal. Sebaliknya, saat kita tidak memberinya apa-apa, anak akan sangat kecewa dan sedih. Tentu kita tidak ingin hal ini terjadi berlarut-larut bukan?

3. Sering menganggap remeh kemampuan anak.

Kita lebih suka mengerjakan keperluan anak, tanpa memberi kesempatan anak untuk melakukannya sendiri. Misalnya, anak ingin makan sendiri, tapi karena tidak mau baju anak kotor dan meja makan berantakan, plus biar cepat habis, kita cenderung menyuapi anak. Padahal, tindakan itu sama saja dengan membiarkan anak terus bergantung pada kita. Untuk jangka pendek, mungkin tidak masalah, tetapi pasti berdampak untuk kemandirian anak nantinya. Masalahnya, kita tidak tahu apakah kita bisa terus berada di dekat anak.

4. Membantu anak tanpa diminta.

Ini juga merupakan tanda orangtua terlalu memanjakan anak yang mungkin kurang disadari. Ada kalanya orangtua perlu bijak menjaga jarak dan melihat dari jauh dulu, apakah anak bisa mengatasi sendiri masalah yang ia temui. Sesederhana membuka resleting tas, biarkan ia mencoba dulu membukanya sendiri, sampai ia sendiri yang memanggil dan meminta tolong. Pendek kata, jangan lakukan sesuatu yang sebetulnya sudah mampu ia lakukan sendiri.
Load disqus comments

0 komentar