Senin, 24 Oktober 2016

Berikan Hak Anak Bermain Karena Menentukan Masa Depannya


Bermain bagi anak memiliki fungsi penting, tidak hanya membantu tumbuh kembang fisik, tetapi juga untuk kepribadian dan kecerdasan anak-anak di masa depan.

Namun, dalam masa lima tahun perkembangan hingga SD, anak sudah memiliki tugas berat yang disebabkan faktor lingkungan. Anak-anak sudah memiliki beban dalam kehidupan mereka lepas dari belajar.

"Anak sudah memiliki tugas berat yakni tumbuh dan berkembang, setiap fase perkembangan akan menentukan masa depan anak nantinya," kata psikolog spesialis anak, dr. Retno Dewanti Purba yang dikutip dari Republika.

Kondisi saat ini, anak-anak sudah dibebani tugas sejak dini yang sebenarnya bukan peran mereka. Anak, katanya, kerap diharuskan mengejar setoran sudah harus bisa membaca atau menulis setelah lulus TK.

"Nah ini kita secara dewasa tidak jeli melihat hak anak untuk bermain," kata Retno.

Menurutnya, bermain memiliki peran krusial untuk mendorong kebersamaan dalam komunitas masyarakat dan menjembatani berbagai kontradiksi yang ada dalam kehidupan saat ini.

Melalui bermain anak bisa bergembira sembari merasakan sejumlah manfaat, mulai dari melatih motorik kasar dan halus, menjadi sehat dan bugar, melatih konsentrasi dan atensi, sosialisasi hingga mengembangkan kreativitas mereka.

"Mempromosikan dan mendorong perilaku bermain yang menyenangkan adalah hal yang esensial untuk hidup yang membahagiakan dan masa depan yang lebih cerah," katanya.
Load disqus comments

0 komentar